Tema : Ketidak Abadian
Judul : Gadis cantik
Konsep : Lapuk
Ukuran : 90 x 130 cm
Warna : Acrylic on canvas
Latar belakang dari pembuatan karya ini adalah saya terinspirasi dari fenomena yang terjadi pada pohon ketika sudah usia tua. Dia akan mengalamami proses perlapukan dan
semua unsur-unsurnya akan menyatu kembali dengan tanah. Hal itulah memiliki nilai pilsafat yang sangat tinggi. Dari fenomena itulah saya mendapatkan ide untuk menuangkannya dalam karya lukisan. Visualnya saya terinspirasi dari perempuan muda, yang paling memprihatinkan adalah kebanyakan masa mudanya sudah mengalami pelapukan. Mereka mempertaruhkan hidup mereka terhadap obat-obatan terlarang, pergaulan bebas dan akhirnya akan segera terhempas oleh waktu (pelapukan). Maka dari itu saya memvisualisasikan dalam karya lukisan saya untuk mengingatkan pada generasi muda sekarang ini akan waktu atau masa-masa yang indah harus mereka lewati agar tidak tersia-sia karena mengikuti nafsu, ego dan jaman.
semua unsur-unsurnya akan menyatu kembali dengan tanah. Hal itulah memiliki nilai pilsafat yang sangat tinggi. Dari fenomena itulah saya mendapatkan ide untuk menuangkannya dalam karya lukisan. Visualnya saya terinspirasi dari perempuan muda, yang paling memprihatinkan adalah kebanyakan masa mudanya sudah mengalami pelapukan. Mereka mempertaruhkan hidup mereka terhadap obat-obatan terlarang, pergaulan bebas dan akhirnya akan segera terhempas oleh waktu (pelapukan). Maka dari itu saya memvisualisasikan dalam karya lukisan saya untuk mengingatkan pada generasi muda sekarang ini akan waktu atau masa-masa yang indah harus mereka lewati agar tidak tersia-sia karena mengikuti nafsu, ego dan jaman.
Maka terciptalah lukisan ini yang berjudul
Gadis cantik, dalam karya ini terdapat tiga icon yaitu gadis cantik, kayu lapuk dan
jendela. Gadis cantik yang merupakan simbol dari pada keindahan. Terpaku
atas apa yang saya rasakan ketika itu indah akan otomatis konek otak dan rasa
ini berpikir pasti pada kecantikan, maka saya menggambarkan gadis cantik
menyimbulkan dari pada ke indahan manusia. Kayu lapuk merupakan simbul bahwa
segala sesuatu yang ada di dunia ini tidak ada yang abadi semua unsur-unsurnya
pasti akan menyatu lagi dengan alam. Jendela yang merupakan simbul sebagai
penghubung antara dua tempat yang berbeda entahkan itu gelap atau terang dengan satu pembatas yaitu jendela.